Candi Prambanan
tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Candi Hindu tertinggi di
Indonesia ini sudah mulai menampakkan kecantikannya di mata dunia. Wisatawan
yang datang ke Candi ini tidak hanya datang dari Yogyakarta, tetapi juga dari
seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia. Saya akhirnya berkesempatan untuk
mengunjungi Candi Prambanan pada tahun lalu dalam kegiatan berlibur bersama
beberapa orang teman saya.
Untuk menuju Candi
Prambanan, kami memilih untuk menggunakan Trans Jogja sebagai alat transportasi
kami karena kami ingin merasakan bagaimana rasanya menggunakan transportasi
umum sekaligus ingin merasakan keiling Kota Yogyakarta dengan transportasi yang
biasa di sebut TJ ini. Harga tiket Trans Jogja pun sangat ramah di kantong
yaitu hanya sebesar Rp.3.500,- kita sudah bisa mengelilingi Yogyakarta. Kami
memulai naik Trans Jogja dari Shelter
De Britto lalu naik bus jalur 1B, lalu transit di Shelter Janti dan berganti bus 1A arah Prambanan. Shelter terakhir
kami yaitu Shelter Prambanan. Dari Shelter
menuju kawasan Candi, sebenarnya kita bisa menaiki becak, andong atau ojek.
Tetapi kami lebih memilih untuk berjalan kaki untuk menikmati perjalanan kami.
Tiket masuk Candi
Prambanan yaitu sebesar Rp.30.000,- / pax. Setelah mendapatkan akses untuk
memasuki kawasan Candi, kami langsung bergegas masuk dan tak sabar untuk
berfoto di Candi yang terkenal dengan nama Candi Roro Jonggrang ini.
Saat kemegahan
Candi Prambanan sudah ada di depan mata kami, segala rasa lelah begitu cepat
tergantikan dengan rasa kagum luar biasa. Begitu banyak pertanyaan yang timbul
di pikiran kami, bagaimana manusia bisa menciptakan bangunan secantik dan
semegah ini? Bahkan bangunan ini masih bisa kami lihat dan kami nikmati
meskipun Candi ini sudah berumur ribuan tahun.
![]() |
| Candi Prambanan dari halaman depan |
Candi Prambanan
dibuat oleh Dinasti Sanjaya pada abad ke – 9. Pada awalnya Candi ini dibuat
sebagai tempat peribadatan bagi umat Hindu. Namun setelah kerajaan Hindu yang
ada di Jawa Tengah berpindah ke Jawa Timur, maka Candi ini sudah tidak
digunakan lagi sebagai tempat beribadah dan ditelantarkan begitu saja.
Candi Prambanan
memiliki 16 Candi yang ada pada halaman utama. Sedangkan sebenarnya terdapat
lebih dari 100 Candi pada halaman kedua, akan tetapi pada saat ini hanya ada 2
Candi karena Candi lainnya masih dalam keadaan hancur akibat gempa.
Salah satu yang
menjadi daya tarik pada Candi Prambanan yaitu patung Roro Jonggrang atau patung
Dewi Durga ( Istri Dewa Sewa ). Dinamakan patung Roro Jonggrang karena terdapat
legenda yang berkembang di masyarakat tentang pembangunan Candi Prambanan yang
hanya dibangun dalam waktu semalam oleh Bandung Bondowoso dibantu oleh jin
sebagai syarat dari Roro Jonggrang yang dipersunting oleh Bandung Bondowoso.
Akan tetapi, karena Roro Jonggrang mengagalkan rencana Bandung Bondowoso, ia
merasa murka dan menganggap Roro Jonggrang telah berkhianat. Akhirnya Bandung
Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi patung dan menjadikan Patung Roro
Jonggrang sebagai pelengkap Candi yang belum sempat dilengkapi oleh Bandung
Bondowoso.
Banyak wisatawan
yang datang melihat Patung Roro Jonggrang karena penasaran dan ingin mencoba
mitos bahwa siapapun yang memegang dada patung Roro Jonggrang, maka ia akan
mendapatkan seorang jodoh. Akan tetapi mitos ini bertolak belakang dengan mitos
untuk orang yang sudah berpasangan, jika orang yang mengunjungi Candi Prambanan
bersama pasangan mereka maka pasangan tersebut tidak akan lama menjalin hubungan.
Tapi semua itu
hanyalah mitos belaka, anda boleh percaya atau tidak. Tetapi saya lebih memilih
untuk percaya pada hal yang baik – baiknya.
Puas mengelilingi
Candi Prambanan, kami akhirnya memutuskan untuk kembali kerumah. Bila anda
tertarik untuk mengetahui sejarah tentang Candi Prambanan anda bisa datang dan
berkunjung ke Candi yang cantik ini, dan saya sarankan untuk tidak datang pada
saat matahari sedang terik. Waktu yang pas untuk mengunjungi Candi Prambanan
yaitu pada pagi hari atau sore hari.
Sekian Blog
tentang Candi Prambanan ini, jangan lupa untuk baca blog saya selanjutnya ya
Readers..

No comments:
Post a Comment